masjid raya mujahidin kota pontianak kalimantan barat

357 views

Masjid raya mujahidin kota pontianak yang mulai mulai berdiri tahun 1979, memiliki luas lahan 64.000 m2 dan luas bangunan 38.000 m2. Fasilitas masjid terbesar di kalimantan barat ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap seperti toko, koperasi kantor sekretariat, taman, sound system dan multimedia, tempat parkir, pembangkit listrik/genset, gudang, tempat wudhu, sarana ibadah dan kamar mandi/wc.

gambar masjid raya mujahidin kota pontianak dari kejauhan

Selain sebagai tempat beribadah Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu lima waktu, masjid raya mujahidin juga sering di gunakan untuk melakukan kegiatan keagamaan dan ibadah seperti Menyelenggarakan Sholat Jumat, infaq, pemberdayaan zakat, menyelelenggarakan dakwah islam/tabliq akbar, Shodaqoh dan Wakaf, Menyelenggarakan Pengajian Rutin, Menyelenggarakan kegiatan sosial ekonomi (koperasi masjid), Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam

masjid raya mujahidin kota pontianak kalimantan barat

Biaya pembangunan masjid mujahidin pontianak

Pembangunan Masjid Raya Mujahidin Pontianak dimulai Mei 2011 dengan jangka waktu 485 hari. Bangunan baru Masjid Raya Mujahidin Pontianak direncanakan dua lantai dengan target selesai 1,5 - 2 tahun. Tinggi lantai pertama dibangun 1,5 meter dari tanah dan menonjolkan arsitektur khas Kalbar dan ikon Kota Pontianak. Pembangunan Masjid Raya Mujahidin Pontianak membutuhkan dana sekitar Rp80 miliar hingga Rp84 miliar.

Sejarah masjid mujahidin pontianak

masjid raya mujahidin kota pontianak kalimantan barat tahun 2011

masjid raya mujahidin kota pontianak kalimantan barat sebelum direnovasi sumber photo @beritapontianak.blogspot.co.id

Masjid Raya Muhajidin diresmikan pertama kali oleh Presiden Soeharto pada tanggal 23 Oktober 1978 (20 Zulkaidah 1398), bertepatan dengan ulang tahun Kota Pontianak ke 207. Dalam rangka perluasan dan peremajaan bangunan masjid, pada November 2011 dilakukan pemugaran Masjid Raya.

Arsitektur bangunan inti Masjid mencerminkan khas Kalimantan Barat dan ikon Kota Pontianak sehingga menjadi daya tarik tersendiri sebagai lanmark Islami Kota Khatulistiwa.

Pada 20 Januari 2015 lalu, masjid selesai direnovasi diresmikan kembali oleh Presiden RI Joko Widodo disaksikan Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Umum Pembangunan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid, Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, M.H dan Walikota Pontianak H. Sutarmidji.

Memiliki luas sekitar 4 hektar, masjid ini memiliki luas 60x60 meter dengan dua lantai. Setidaknya 9 ribu jamaah bisa ditampung sekaligus di masjid ini. Sedangkan halaman luar bisa menampung sekitar 1.600 mobil yang ingin beribadah di sini. Keberadaan Masjid Raya Mujahidin dengan "wajahbaru" diharapkan semakin menggiatkan dan memakmurkan Masjid dengan segala aktivitas ibadah kaum muslim maupun pusat dakwah dan kajian Islam.

Sejarah nama Masjid Raya Muhajidin karena ingin menandakan perjuangan. Banyak perjuangan yang dilakukan di Pontianak. Mulai dari perjuangan kemerdekaan RI sampai perjuangan menyebarkan agama Islam di pulau ini. Diharapkan masjid ini bisa selalu menjadi pengingat para Muslim untuk terus aktif di kegiatan agama.

Arsitek masjid mujahidin pontianak

Masjid yang sangat bagus dengan gaya arsitektur Turki dan masjidil haram. Masjid Agung mewah bernuansa Arab

Arsitektur arab masjid raya mujahidin kota pontianak

Tags: #Arsitek masjid mujahidin pontianak #Biaya pembangunan masjid mujahidin pontianak #masjid raya mujahidin kota pontianak #masjid raya mujahidin kota pontianak kalimantan barat #Sejarah masjid mujahidin pontianak