Pontianak Go Cashless berlaku mulai 2018

22 views

Pengertian Go Cashless

Go Cashless adalah organisasi nirlaba yang tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan akhir uang tunai di Inggris pada tanggal 31 Desember 2020.
Kampanye Go Cashless dengan bangga mendapat dukungan dari Asosiasi Pembayaran Emerging Payments

Uang tunai adalah mata uang pengedar narkoba, penjahat, teroris dan pencucian uang
Kas adalah mata uang Ekonomi Hitam (dimana semua orang jujur membayar)
Uang tunai digunakan secara ilegal untuk menghindari pajak
Kas bisa dipalsukan
Kas adalah gangguan karena kita harus merencanakan perjalanan / jalan memutar untuk mendapatkannya
Kas kotor dan tercemar
Kas tidak lagi dibutuhkan karena banyak metode pembayaran aman baru ada dengan lebih banyak sistem yang muncul.

KITA BISA MEMBAYAR PAJAK KURANG DALAM MASYARAKAT CASHLESS

Tidak ada undang-undang yang diperlukan untuk mengakhiri masalah dan penggunaan uang tunai - hanya kerjasama para pemangku kepentingan yang bersedia.

Pontianak Go Cashless

Pontianak GoCashless

 

PT Pertamina (Persero) menggelar sosialisasi penerapan SPBU cashless atau transaksi non tunai dalam pembelian BBM di sejumlah SPBU Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala Cabang Pertamina Pontianak, Eko Harjito di Pontianak, Rabu, mengatakan terhitung 1 Januari 2018, pembelian BBM di SPBU Kota Pontianak wajib menggunakan uang elektronik atau biasa disebut dengan e-money.

Ia menjelaskan, hari ini pihaknya melakukan sosialisasi terkait pembelian BBM di SPBU secara elektronik dengan mengundang sejumlah pemilik SPBU dan pihak bank.

"Penggunaan uang elektronik di SPBU, akan mulai diberlakukan setiap Sabtu - Minggu bulan Juli di satu jalur premium dikhususkan untuk pengguna uang elektronik dan konsumen tetap bisa membeli bahan bakar lainnya dengan seperti biasa," ungkapnya.

Eko menambahkan, hal tersebut merupakan sebuah langkah dukungan program pemerintah terkait penggunaan uang non tunai, dan program ini juga didukung oleh Wali Kota Pontianak, Sutarmdidji demi terwujudnya Pontianak "Smart City".

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Dwi Susiamanto menyatakan, Kota Pontianak menjadi kota pertama di Kalimantan yang direalisasikannya pengisian bahan bakar dengan transaksi non tunai.

Ia menambahkan, pihaknya mendukung sepenuhnya dilakukannya program transaksi non tunai dalam pembelian BBM di sejumlah SPBU di Kota Pontianak.

General Manager MOR VI Kalimantan, PT Pertamina, Yanuar Budi Hartanto, menyatakan penggunaan uang elektronik tersebut diharapkan mampu menjadi solusi mengurangi penggunaan cash dan jauh lebih praktis.

"Tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk melakukan transaksi menggunakan e-money karena langsung ditempel, tidak seperti uang kertas yang harus ditukar dan dicek keasliannya," ujarnya.

Menurut dia, Pontianak selaku kota yang menjadi proyek pilot program ini di Kalimantan akan dilihat efektivitasnya, apalagi melihat bahwa hal ini sangat solutif dalam menangani antrean di SPBU dan menghindari kemacetan di beberapa titik yang memiliki volume kendaraan yang lebih banyak.

Dalam rangka persiapan, Pertamina menggandeng beberapa Bank yaitu Bank Indonesia, Bank Kalbar, BCA, BRI, Mandiri, dan BNI untuk menyediakan EDC di SPBU.

Selain itu, dilakukan pula sosialisasi dan kampanye yang dibantu oleh pihak bank. Sosialisasi dan kampanye tersebut melalui iklan media masa, beberapa program promosi, kampanye langsung ke instansi-instansi pemerintah, TNI, Polri, dan kampanye langsung ke komunitas-komunitas.

Saat ini, seluruh SPBU di Kota Pontianak sudah memiliki EDC (Electronic Data Captures) dengan perbedaan setiap SPBU. Masyarakat bisa membeli dan melakukan top up uang elektronik tersebut di seluruh SPBU di Kota Pontianak.

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini masyarakat bisa sepenuhnya mengetahui dan memahami sistem ini dengan baik, serta dapat berpartisipasi penuh pada program uang elektronik yang dilaksanakan," kata Yanuar.

Sutarmidji mengajak seluruh anak muda kota Pontianak untuk menjadikan Pontianak sebagai kota fintech dan kota go cashless atau transaksi non tunai.

Sutarmidji dalam acara Innovation Labs World menyampaikan materi mengenai fintech atau teknologi finansial di Singapore, suatu kehormatan bagi kota Pontianak karena dalam acara yang di adakan oleh Gov Insider di Singapore, Walikota Pontianak dua periode tersebut mewakili Indonesia dalam menjadi salah satu pembicara utama.

“Ayo anak muda Pontianak, rebut peluang ini dan jadikan Pontianak kota fintech digital dan sukseskan Pontianak go cashless,”ajak Mijdi saat di hubungi melalui whatshap, Kamis (28/9)

Fintech dan cashless merupakan teknologi financial berbasis digital dan non tunai sehingga membuat setiap orang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam bertransaksi akan tetapi melalui kartu.

“Cukup kartu untuk belanja ke depannya dan tak perlu dompet lagi, karna nanti kebutuhan kita semua ada dalam smartphone,”ujarnya

Dirinya berharap anak – anak muda Pontianak dapat menjadi pelopor teknologi tersebut karena Pontianak yang merupakan kota berbasis smart city tentunya harus segera menyesuaikan diri dalam pemanfaatan teknologi agar tidak ketinggalan dengan perkembangan dunia.

Sumber Referensi:

http://www.gocashless.org.uk/
http://www.antaranews.com/berita/638820/pertamina-sosialisasi-spbu-cashless-di-pontianak

Midji Ajak Pemuda Jadikan Pontianak Kota Fintech dan Go Cashless


antaranews.com
antarakalbar.com
bisniskeuangan.kompas.com

Tags: #Pontianak Go Cashless #Pontianak GoCashless #SPBU cashless