Singkawang kota amoy

24 views

Singkawang adalah sebuah kota di segitiga utara Singbebas (Singkawang, Bengkayang, Sambas di Kalimantan Barat, Indonesia.

Asal mula

Singkawang adalah sebuah kota yang terletak di provinsi Kalimantan Barat sebagai tujuan wisata utama di Kalimantan Barat karena keindahan tanah, pantai dan laut. Singkawang bahkan memiliki daya tarik wisata di seluruh dunia seperti Cap Go Meh (Festival Tahun Baru Imlek). Kata "Singkawang" berasal dari dialek Khek / Hakka "San Kew Jong" yang secara harfiah berarti "Gunung Mouth Seas", yang mengacu pada tempat antara gunung dan laut. Hal ini karena secara geografis Singkawang berbatasan dengan Laut Natuna di sebelah barat, dan pegunungan seperti Raya, Pasi, Poteng dan Roban ke arah timur dan selatan, sedangkan sungai mengalir melalui kota ke Laut Natuna.

Amoy Singkawang

Amoy singkawang

Orang-orang di Singkawang sangat heterogen sehingga Singkawang juga dikenal sebagai kota multi-etnis. Dari berbagai kelompok etnis, budaya dan tradisi orang Cina, Dayak dan Melayu menghiasi kehidupan Singkawang. Singkawang juga dikenal sebagai "China Town of Indonesia" atau "kota seribu candi" karena 42% penduduknya adalah orang Tionghoa. Ini juga membuat Singkawang dikenal sebagai "Kota Amoy", mengacu pada Gadis China Amoy singkawang memang sudah terkenal kecantikannya. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka menggunakan bahasa Khek / Hakka. Cap Go Meh adalah atraksi turis utama di Singkawang, ada parade lentera dan Tatung.

Sejarah

Pertumbuhan Singkawang dimulai pada masa penambangan emas di Monterado, banyak pekerja berasal dari daratan China. Sebelum para penambang pergi ke Monterado, mereka akan transit untuk beristirahat di Singkawang untuk melanjutkan perjalanan mereka, pekerja yang telah bekerja di pertambangan akan beristirahat di Singkawang. Karena perkembangan yang menjanjikan di Singkawang, para penambang beralih profesi menjadi petani dan pedagang di Singkawang dan akhirnya para penambang ini tinggal dan menetap di kota.

Cara ke Singkawang

Naik bus dari Pontianak ke Singkawang. Perjalanan memakan waktu sekitar empat jam atau 150 km dan harganya sekitar Rp 25.000 / pax.

Naik taksi dari pusat kota Pontianak ke Singkawang perjalanannya sekitar Rp 90.000 / pax oleh mobil besar maksimal 5 penumpang) atau Rp 100.000 / orang dengan mobil kecil (max 3 penumpang). Dari Bandara Supadio dibutuhkan harga sekitar Rp 120.000 sampai Rp 150.000 / orang. Dengan menggunakan taksi Anda bisa meminta tempat mana saja yang ingin dipetik dan dijatuhkan.

Pemandangan

Anda bisa melihat pasir panjang satu pantai, dan pasir panjang dua pantai, pantai ini adalah 20-30 menit jika Anda dari kota singkawang dengan mobil, tempat lain adalah tanjung bajau, ini di bukit bajau, tempat ini adalah 200-300 meter. Dari permukaan air, di tempat ini kita bisa melihat sekeliling kota singkawang, dan kita bisa melihat bukit mas villa, inilah jantung kota singkawang di tempat ini kita bisa menikmati panorama dan makan dari restoran mas hill. Anda memiliki lebih banyak tempat wisata. Untuk pergi, seperti: Wisata Agro bukit Bougenville, Anda bisa menikmati bunga, pohon dan buah-buahan di sana dan juga sudah siap untuk tempat memancing. Desa wisata Bagaksahwa, suku Dayak Salako sudah siap menerima Anda untuk merasakan paket wisata desa, paket wisata hutan dan paket wisata Nyanto 'Durian. Desa Wisata Agro Setapuk Besar, nanas, Nephelium tiga dengan buah serupa seperti lychee (rambutan), jeruk manis hijau. Anda bisa mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menanam buah-buahan dan menikmati pertunjukan budaya Melayu. Tempat workshop tembikar, Anda bisa pergi ke bengkel Sinar Terang, mencoba bertemu Pak Abui dan mendapatkan penjelasan bagaimana membuat tembikar tradisional dari keluarga mereka.

Wisata

Selain mengunjungi banyak pura, terutama candi utama di Tri Dharma Bumi Raya, Singkawang terkenal dengan pusat makanannya yang mulai hidup di malam hari. Paling populer adalah Pasar Hongkong, di mana Anda bisa menemukan berbagai macam makanan, termasuk bubur, nasi lemak, Rujak Ju Hie (salad buah panas dengan cumi kering) khas Singawang, dan tahu Singkawang. Kota ini juga memiliki banyak kedai kopi yang dikenal dengan Kopi Tiam. Untuk rekreasi, penduduk setempat pergi ke Pantai Pasir Panjang, (atau Long Beach) 17 km dari pusat kota. Selain menikmati pemandangan indah yang indah, pantai juga menawarkan aktivitas pantai termasuk penyewaan kapal, sepeda air, go-kart, toko souvenir dan banyak warung makan.

Belanja

Joss tongkat, lilin, dan aksesoris Buddha dari Toko Tanjaya (Jl. Niaga 155) Telp: 0562-631102. Toko ini adalah salah satu yang terbesar dari jenisnya di Pulau Kalimantan dalam hal volume perdagangan. Harapkan kerumunan pembeli, terutama saat festival Capgomeh (15 hari setelah Tahun Baru Imlek). Anda bisa mendapatkan tshirt singkawang khusus, di pedagang t-shirt 'KAKI LIMA', Jl. Sejahtera, di depan toko Kopi Nikmat, sejak pukul 18.00-22.30 di malam hari.

Kuliner

Singkawang memiliki banyak jenis restoran vegetarian, bistro dan kedai kopi. Biasanya restoran vegetarian menyajikan menu makanan Indonesia, sedangkan bistro dapat menyajikan berbagai jenis masakan berbeda-beda tergantung dari jenis makanannya sendiri, seperti Makanan Tionghoa, Makanan Melayu, dan lain-lain. Vendor makanan tradisional juga dapat ditemukan masih menjual makanan dengan cara sederhana menggunakan geraman. seperti "bubur gunting" dan "Mi Tiaw" vendor. Pada malam hari penjual makanan tradisional

Tags: #amoy singkawang #cara ke singkawang #kuliner singkawang #singkawang #Singkawang kota amoy #wisata singkawang