Terapi Bekam (Al-Hijamah) Untuk Mengobati Sihir Dari Gangguan Jin

Terapi bekam merupakan terapi detoksifikasi, pengeluaran darah kotor dari dalam tubuh (blood letting) yang notabene merupakan toksin (racun). Terapi ini apabila memungkinkan yakni dengan cara membekam pada bagian yang tampak bekas sihir.

Abu ‘Abid menuturkan di dalam kitabnya, Gharîb Al-Hadîts, dengan sanadnya yang berasal dari Abdurrahman bin Abi Laila bahwasanya Nabi mencantuk kepalanya dengan menggunakan tanduk pada waktu beliau terkena pengaruh sihir.

Bagian lainnya yang direkomendasikan untuk dibekam pada kasus sihir misalnya, yakni pada bagian ‘ala ra’sin, titik tertentu pada bagian kepala. Rasulullah bersabda:
“Sekiranya ada obat yang baik untuk kalian atau ada sesuatu yang baik untuk kalian jadikan obat, maka itu terdapat pada bekam atau minum madu atau sengatan api panas (terapi dengan menempelkan besi panas di daerah yang luka) dan saya tidak menyukai kay.” (HR. Al-Bukharî & Muslim, lafal al-Bukhari)

Titik Bekam Gangguan Jin dan Sihir

titik bekam
titik bekam untuk pengobatan

– Selain utk mengatasi gangguan medis, bekam juga bisa digunakan utk gangguan non medis. Karena Rasulullah pernah bersabda :
إن الشيطان يجرى من ابن آدم مجرى الدم
“Sesungguhnya setan berada didalam tubuh Bani Adam melalui aliran darahnya”.

– Karena bekam identik dgn mengeluarkan darah dari titik tertentu, maka gangguan jin jahat (setan) dapat dikeluarkan melalui pembekaman. Hanya saja, perlu dilakukan oleh orang yg ahli dan memiliki pengetahuan ttg ruqyah syar’iyyah.
– Pada pembahasan larangan berbekam dalam kitab “Al-Hijamah : Sunnah wa Dawa'” disebutkan “Berhati-hati melakukan pembekaman terhadap orang yg memiliki gangguan jin, sihir dan gangguan kejiwaan kecuali oleh orang yg memiliki ilmu dan pengalaman ttg cara berinteraksi dgn gangguan tersebut”.
– Jadi, dalam hal gangguan jin dan sihir, seorang pembekam mesti memahami dulu kaidah ttg gangguan jin dan sihir serta ciri-ciri nya agar tidak salah menentukan cara penanganan.
– Setelah memastikan bahwa gangguannya adalah jin atau sihir, barulah kemudian menentukan titik-titik bekam yg sesuai dgn gangguan tersebut.
– Guru saya. Syaikh Sa’ad. dalam bukunya Maradh as-Sihr menjelaskan pandangan Ibnu Qayyim bahwa cara ideal utk mengeluarkan benda sihir dari tubuh korban adalah dgn bekam.
– Lalu Syaikh Sa’ad menyebutkan titik-titik yg paling urgen utk dibekam pada kasus tersebut, yaitu :

Untuk Sihir Kharijiy (yg menggunakan benda sihir diluar tubuh pasien) spt sihir yg ditanam, digantung atau yg ditiupkan), titik bekamnya adalah :
1. Qarna ar-Ra’s (dua tanduk kepala).
2. Muntashif al-Jabhah (kening bagian tengah).
3. Akhda’ain.
4. Kahil.
5. Dua sisi lutut.
6. Zahr al-Qadamain (punggung telapak kaki).

– Untuk Sihir Dakhiliy (yg benda sihirnya masuk ke dalam tubuh) spt sihir yg termakan, terminum dan tercium, titik bekamnya sama dgn tambahan beberapa titik pada bagian punggung sejajar dgn ruas tulang belakang tertentu.
– Menurut pakar bekam lain, yaitu Dr. Ahmad Abu an-Nasr, titik bekam utk gangguan sihir lebih banyak lagi sbgmana beliau sebutkan dalam kitabnya “Al-Hijamah an-Nabawiyyah : Mu’jizah Thibbiyyah”. Insha Allah, akan disampaikan dilain kesempatan.
– Semoga bermanfaat dan jika ada yg perlu dikoreksi atau ditambahkan, silakan. Karena saya juga masih belajar dan serba kekurangan ilmu dlm banyak hal.